Explorer Guidebook

Afternoon Tea ala Inggris: Teh Dulu atau Susu Dulu?

0
Afternoon Tea

Saat ini, afternoon tea menjadi tradisi umum di Inggris dan bisa dilakukan oleh siapa saja, baik kalangan atas, menengah, maupun bawah, dengan menu yang disesuaikan dengan keinginan dan selera masing-masing. Ngomong-ngomong, sebenarnya ada dua ‘metode’ untuk membuat teh ‘afternoon tea’.

Afternoon tea atau juga disebut ‘low tea’ adalah tradisi makan kecil di sore hari, biasanya antara jam 4 sampai jam 6 sore. Menunya biasanya teh, disajikan bersama gula atau susu dan aneka makanan kecil seperti sandwich, cake, muffin, dan aneka produk bakery lainnya. Roti tawar juga bisa disajikan, bersama butter, margarine, atau selai.

Tradisi afternoon tea konon berasal dari keluarga kaya dan kelas atas di Inggris, dimulai sejak tahun 1840an. Tradisi ini disebut-sebut dipelopori oleh Anna Maria Russel, Duchess of Bedford generasi ke 7. Anna muda hidup di masa awal abad ke-18 dimana tradisi makan besar hanya dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi-pagi dan larut malam. 

Karena terserang rasa lapar setiap harinya pada siang dan sore hari, sementara menunggu makan malam masih lama, sang Duchess memutuskan untuk membuat jadwal minum teh dan makan snack sendiri setiap sore. Kebiasaan tersebut awalnya dilakukan secara privat dan sembunyi-sembunyi di kamarnya, tetapi seiring waktu, beberapa kenalannya ikut bergabung, dan kebiasaan ini berlangsung terus menerus.

afternoon tea ala inggris
Cake afternoon tea ala stasiun Tube London (kereta bawah tanah)
Saat ini, afternoon tea menjadi tradisi umum di Inggris dan bisa dilakukan oleh siapa saja, baik kalangan atas, menengah, maupun bawah, dengan menu yang disesuaikan dengan keinginan dan selera masing-masing. Afternoon Tea pun banyak jenisnya, bisa old-fashioned tea atau afternoon tea ala jaman-jaman dulu, at-home tea, family tea, atau simple tea. Pada kehidupan sehari-hari yang sibuk, orang Inggris atau Britania (bahasa gaulnya “Britons”, seperti “Londoners” untuk orang London) sering hanya menikmati ‘afternoon tea’ hanya dengan teh (dan terkadang bersama biskuit) untuk ‘tea break’. *karena minum teh jadi ‘tea break’, bukan ‘coffee break’ :D*

Afternoon Tea

Saat ini formal afternoon tea juga menjadi salah satu layanan yang banyak ditawarkan di hotel dan tea shop di London dan Inggris. Makanan biasanya disajikan dengan wadah bertingkat (cake stand) sehingga terlihat khas. Kebanyakan menu afternoon tea yang ditawarkan pada dasarnya tidak banyak berbeda, tetapi beberapa menawarkan sesuatu yang unik seperti di 10 Top Afternoon Tea Terbaik di London.

afternoon tea
afternoon tea untuk fashionista :)
Ngomong-ngomong, sebenarnya ada dua ‘metode’ untuk membuat teh ‘afternoon tea’. Yaitu menuang susunya dulu baru tehnya, atau sebaliknya, teh dulu baru susu. Hal ini mungkin bagi sebagian orang merupakan hal sepele dan tidak ada bedanya, toh sama-sama mencampur teh dan susu. Tapi pada abad ke-20, kedua metode ini merupakan hal penting (lebih sebagai bentuk keangkuhan kalangan atas) yang membedakan cara kelas atas dan kelas bawah minum teh. Orang-orang kelas bawah biasanya secara refleks menuang susunya dulu baru tehnya, sementara kalangan atas sebaliknya :p

Saat ini perdebatan "susu dulu atau teh dulu" lebih menjadi perdebatan ringan, tak seserius dulu, dan setiap orang mempunyai preferensi dan idenya masing-masing untuk membuat teh. Tapi kalau saya sih, tetap tehnya dulu. Bukan karena biar seperti keluarga kerajaan, kelas atas atau apa, tapi menurut saya susu itu kan sebagai ‘pemanis’ seperti gula, jadi ya ditambahkan setelahnya. Sama seperti kopi dulu baru krimmer. Tapi seperti saya bilang tadi, setiap orang punya caranya masing-masing. Nanti deh, saya teliti lebih lanjut ke dua opsi ini ;)

Sekarang, yuk bikin afternoon tea ala orang Inggris. Jadi, susunya dulu atau tehnya dulu? :))

Lihat juga:

0 comments:

Post a Comment